Kios Dihancurkan, Para Pedagang di Terminal Depok Kian Histeris

Kios Dihancurkan, Para Pedagang di Terminal Depok Kian Histeris

HarianDepok.com – Berita , Ratusan penghuni kios di terminal Depok, Jalan Raya Margonda, menolak upaya pembongkaran. Mereka berpikir bahwa mereka memiliki hak untuk berdiri diatas tanah dari sumber pendapatannya tersebut.

Salah satu warga yang melakukan perlawananadalah Neli. Wanita 45 tahun ini histeris ketika unit alat berat dan anggota Kepolisian Sipil merusak kiosnya. Neli awalnya tidak bisa berbuat banyak untuk melawan petugas polisi yang cukup banyak.

Neli akhirnya mencari Kepala Pol PP Kota Depok, Nina Suzanna. Menurut dia, Nina telah setuju untuk menyewakan kios masih berlaku hingga 2018.

“Di mana ibu Nina, apa gunanya untuk rapat empat kali, sekarang malah dibongkar.” Katanya di lokaso pembongkaran.

Abdul Rauf (40 tahun), pemilik kios lainnya, menegaskan polisi sudah berjanji untuk membongkar kios secara bertahap. Yang pertama dibongkar adalah kios yang ilegal.\

“Kami mendapat izin karena menyewa ke pemerintah, jumlahanya ada ratusan toko,” katanya.

“Hey bu Nina, Tuhan akan membalas,” kata Rauf berteriak.

Pemerintah Kota Depok membongkar 120 kios dan 180 PKL kios di Terminal Depok dari jam 05:00 WIB. Sebanyak 1300 petugas gabungan dari TNI, Polri, Pol PP, dan Departemen Perhubungan mengelilingi area Terminal. Hingga berita ini diturunkan, pembongkaran kios-kios masih dalam proses.

Terminal Depok direncanakan untuk merevitalisasi daerah dengan pusat grosir, perumahan dan hotel. Terminal akan diintegrasikan dengan stasiun Depok baru di belakangnya.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)