Indonesia Ajak Korsel Untuk Produksi Pesawat Tempur

Indonesia Ajak Korsel Untuk Produksi Pesawat Tempur

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Indonesia telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan Korea Selatan untuk memproduksi 50 pesawat tempur. Melalui Kementerian Pertahanan, Indonesia telah sepakat untuk melanjutkan program pengembangan bersama KFX / IFX tempur aircaft di Program Akuisisi Pertahanan (DAPA). Pesawat ini diklaim lebih baik dari yang ada saat ini yakni F-16 dan Sukhoi milik Angkatan Udara Indonesia.

“[The KFX / IFX] sama dengan F-22 Raptor atau dari Amerika Serikat,” kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro pada Senin (6/10).

Tahap pertama dari proyek, yaitu Technology Development (TD), selesai pada Desember 2012 Tahap berikutnya, Teknik dan Pengembangan Industri (EMD), mengaku sudah mulai. Proyek ini ditargetkan akan selesai pada tahun 2023.

“Dari enam prototipe, satu prototipe akan dilakukan di Indonesia,” katanya.

Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin, menambahkan bahwa biaya proyek pesawat tempur akan memakan biaya sekitar US $ 8.5 milyar atau sekitar Rp 8,5 triliun. Indonesia dan Korea Selatan telah membuat kesepakatan bahwa Biaya Pengembangan rasio akan 20 persen dari Indonesia dan 80 persen dari Korea Selatan.

” Biaya Pengembangan rasio akan 20 persen dari Indonesia dan 80 persen dari Korea Selatan, atau sekitar Rp. 16 triliun.” Sambungnya.

Menurut Purnomo, Korea Selatan dipilih sebagai mitra karena memiliki pengalaman yang baik dengan Indonesia dan karena tidak semua negara bersedia untuk melakukan transfer teknologi.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: