Berdirinya Politeknik Harapan Bersama (Poltek HB)

berdirinya Politeknik Harapan Bersama

HarianDepok.com – Suara Pembaca , Tahun 2002 merupakan tahun bersejarah berdirinya Politeknik Harapan Bersama (Poltek HB). Berlandaskan SK.Mendiknas RI Nomor : 128/D/O/2002, Politeknik Harapan Bersama resmi didirikan di kota Tegal. Poltek HB memiliki 7 program studi diantaranya: Program Studi D3 Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Komputer, Akuntansi, Kebidanan, Farmasi dan D4 Teknik Informatika. Sebagai institusi bertingkat diploma yang mendidik mahasiswa dengan komposisi 70% praktek dan 30% teori, Poltek HB memproduksi tenaga kerja terlatih yang handal di bidangnya untuk memenuhi permintaan dunia industri.

Dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM), pada bulan Juni 2014 Poltek HB merintis kerjasama internasional dengan mengirimkan lulusannya untuk magang di Jepang selama 12 bulan. Pada Bulan September 2014 Poltek HB kembali menjalin kerjasama internasional dengan menadatangani kontrak dengan Youngsan University (YSU). YSU merupakan universitas swasta ternama di kota busan, korea selatan. Berdiri sejak tahun 1997, YSU menempati rangking 6866 dunia. Kerjasama yang disepakati adalah program transfer degree yang berkonsentrasi pada teknik elektro khususnya teknik komputer jaringan. Maraknya kejahatan di dunia maya (cyber crime), Poltek HB dan YSU berkomitmen untuk menciptakan tenaga terdidik sebagai keamanan jaringan (network security enginer).

Adapun mekanisme program transfer degree ialah sebagai berikut: mahasiswa akan menempuh pendidikan di Poltek HB selama 2 tahun kemudian melanjutkan pendidikannya di YSU selama 2 tahun. Mahasiswa tersebut akan memperoleh 2 gelar sekaligus yaitu Diploma 3 (D3) dari Indonesia dan Bachelor of Science (B.Sc.) dari Korea. Selama pendidikan di korea, mahasiswa berkesempatan untuk bekerja guna meningkatkan pengalaman serta dapat mengumpulkan modal usaha hingga ratusan juta rupiah. Pada bulan september ini, Poltek HB telah berhasil mengirimkan 5 mahasiswanya ke YSU untuk pertama kalinya. Kelima mahasiswa tersebut adalah Windita, Hasbi, Rian, Nufus dan Dina yang merupakan mahasiswa terbaik dari Poltek HB.

jer basuki mawa bea” merupakan pepatah jawa yang artinya segala keberhasilan membutuhkan pengorbanan. Mahasiswa yang mengikuti program program transfer degree akan membutuhkan biaya sekitar 40 juta yang digunakan untuk hidup selama 6 bulan pertama di korea dalam program pelatihan bahasa. Dilihat dari apa yang akan dapat diperoleh, 40 juta bukanlah modal yang besar. Jika dikalkulasikan, selama berlangsungnya pendidikan di korea, mahasiswa dapat bekerja dengan pendapatan mencapai 15 juta per bulan. Dengan biaya pendidikan sebesar 15 juta per semester (enam bulan), maka selama 2 tahun dikurangi biaya hidup dan modal sebesar 40 juta, mahasiswa dapat membawa pulang dana sebesar 100 jutaan rupiah.  Dengan konsep kerjasama luar negeri seperti ini, Poltek HB menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang program internasionalisasinya tidak membebani pemerintah dalam APBN.

Dalam menghadapi persaingan global seperti Asean Community 2015 yang akan berlangsung dalam hitungan bulan, Poltek HB mengajak lulusan SMA/SMK yang untuk bergabung dalam program ini khususnya teknik mesin dan elektro. “AYO daripada berdesakan mencari perguruan tinggi negeri, gabung bersama Poltek HB raih kesempatan transfer degree ke Korea dan bawa pulang ratusan juta rupiah!”

 Author : Dhanang/Angga

Di publikasikan oleh :

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)