PKS : Perpu SBY Akan Ditolak DPR

PKS: Perpu SBY Akan Ditolak DPR

HarianDepok.com- Berita – Nasional , Hidayat Nur Wahid, anggota dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), percaya bahwa rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) akan ditolak oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Hidayat mengatakan prosedur mengharuskan Perpu harus diajukan ke DPR.

“Jika SBY bersikeras melewati Perpu, saya percaya bahwa DPR tidak akan menyetujuinya selama pemungutan suara,” kata Hidayat pada Rabu, 1 Oktober, 2014.

Hidayat memproyeksikan jumlah anggota DPR dari Koalisi Merah Putih akan lebih besar dari pendukung pemilihan langsung. Selain itu, Hidayat mengatakan, Presiden SBY tidak memiliki alasan kuat untuk mengeluarkan Perpu.

“Beri saya satu alasan kuat bagi SBY untuk mengeluarkan Perpu. Bencana? Ketidakstabilan? Tidak ada konstitusi? Hal-hal yang baik-baik saja sekarang,” kata Hidayat.

Hidayat memastikan bahwa PKS menghormati hak konstitusional Presiden Susilo untuk menyusun Perpu. Namun, Hidayat mengatakan, Presiden Susilo juga harus mempertimbangkan bahwa RUU Pilkada disahkan pada prosedur yang benar dan sesuai dengan mekanisme yang ada.

Sementara itu Politikus Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan bahwa gagasan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) adalah sikap pribadi dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sehingga pilkada tetap langsung dari rakyat.

“Ini bukan politik citra SBY karena, sejak awal menginginkan pemilihan umum di bawah sepuluh istilah,” kata Ruhut Tempo.

Sebelumnya, SBY mengatakan untuk masalah ‘Perpu’ untuk membatalkan RUU Pemilu Lokal. Penerbitan Perpu adalah hak presiden, sebagaimana diatur dalam Pasal 22 Konstitusi. Namun, Perpu juga harus disetujui oleh DPR.

[NurMungil/HD]

Rate this article!
Tags:
author

Author: