Tarif Listrik Akan Turun Pada Oktober Ini

Tarif Listrik Akan Turun Pada Oktober Ini

HarianDepok.com – Bisnis , Tingkat dasar listrik (TDL) untuk empat kelompok konsumen non-subsidi akan menurun pada bulan Oktober sebagai imbas dari rupiah yang terus melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sejak bulan lalu.

“Penurunan harga yang dilakukan sesuai dengan prinsip penyesuaian tarif otomatis. Karena rata-rata nilai tukar dolar AS menurun sepanjang September, tarif listrik pada bulan Oktober akibatnya lebih rendah,” kata Direktur Jenderal untuk tenaga listrik di Kementerian Energi dan Mineral Resources, Jarman, di Jakarta, Rabu, 1 Oktober, 2014.

Jarman mengatakan, empat kelompok pelanggan non-subsidi yang akan terpengaruh oleh penurunan harga adalah rumah tangga besar (R3), bisnis menengah (B2), perusahaan besar (B3) dan Kantor Pemerintah (P1).

Seperti dikutip di situs resmi perusahaan listrik negara PT PLN, pelanggan di R3, P1, dan kategori B2 akan dikenakan biaya dengan harga baru Rp1,515,82 per kilowatt hour (kWh) pada bulan Oktober-turun dari Rp1,531.86 per kWh di September. Sementara itu, pelanggan B3 akan dikenakan Rp1,153.59 per kWh pada bulan Oktober – turun dari Rp Rp1,155,69 per kWh pada bulan September.

Harga yang dikenakan untuk empat kelompok pelanggan non-subsidi ini disesuaikan sesuai dengan fluktuasi tingkat tukar dolar AS, harga minyak dunia dan inflasi sesuai dengan prinsip penyesuaian tarif otomatis seperti tercantum dalam peraturan pemerintah yang datang ke berlaku pada tanggal 1 Mei 2014 PLN berharap bahwa harga yang adil dapat dicapai pada 1 November 2014.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)