Bea CPO Diproyeksikan 0 Persen Pada Oktober Nanti

Bea CPO Diproyeksikan 0 Persen Pada Oktober Nanti

HarianDepok.com – Bisnis , Bea CPO untuk ekspor bulan depan diproyeksikan akan menjadi 0 persen karena harga komoditas terus menurun dan diperkirakan berada di bawah US $ 750 per metrik ton.

“Bea CPO pada Oktober nanti kemungkinan akan berada di 0 persen karena harga rendah,” kata Deputi Kementerian Perdagangan Bayu Krisnamurthi pada Selasa, (23/9)

Saat ini, bea progresif CPO ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 223 / PMK.011 / 2008 minimal 7,5 persen untuk US $ 750-US $ 800 per ton. Jika harga lebih rendah dari US $ 750, bea akan dihapus secara otomatis.

Namun, Bayu mengatakan, pemilik bisnis Cina telah meminta pemerintah Indonesia untuk menggosok bea CPO secara permanen untuk membuat harga CPO lebih kompetitif terhadap harga minyak nabati lainnya.

“Pemerintah akan mempertimbangkan permintaan penghapusan bea CPO. Namun, manfaat bagi masyarakat Indonesia harus diizinkan,” kata Bayu.

Fadhil Hasan, Direktur Eksekutif Asosiasi Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), mengatakan harga CPO dunia telah menurun karena persediaan kedelai melimpah.

“Berdasarkan tren tiga bulan, sangat mungkin bahwa harga CPO akan berada di bawah US $ 750 per metrik ton,” kata Fadhil.

Fadhil mengungkapkan volume ekspor CPO dan turunannya mencapai 21,2 juta ton pada 2013, meningkat 16 persen dari tahun 2012. Dari angka total, Indonesia mengirim  4,2 juta ton ke India, 4 juta ton ke Eropa dan 2,6 juta ton ke China.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)