Pemkot Depok Atur Penyediaan Rumah Bagi Warga Miskin

Pemkot Depok Atur Penyediaan Rumah Bagi Warga Miskin

HarianDepok.com – Berita , Distarkim Kota Depok mengadakan seminar tentang Penyediaan Perumahan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang juga dihadiri oleh Samson Sibarani dari Kabid Inovasi Pembiayan Konvensional serta Budi Winarno dari Kabid Bina Penataan Prasarana.

“Seminar ini membahas tentang penyediaan perumahan untuk warga yang memiliki penghasilan renda. Itulah mengapa kita turut mengundan para pengembang dalam acara ini guna membahas mengenai lahan dan harga rumah yang disediakan untuk warga berpenghasilan renda di Kota Depok,” ucap Kania Pawanti selaku Kepala Distarkim.

Ia menambahkan, untuk menjalankan rencana ini, Depok akan mengikuti alur serta syarat sesuai dengan instruksi dari Kemenpera, yakni batasa harga jual rumah itu sebesar Rp. 150 juta. Dengan kebijakan tersebut, Distarkim bersama pihak pengembang segera melakukan koordinasi soal luah lahan dan tempat rumah itu akan dibangun. Pasalnya, karena dalam Peraturan Daerah IMB Depok menjelaskan bahwa 120 m2 adalah batas minimal luas lahan kalau ingin membuat atau membangun rumah.

“Sesuai kebijakan Kemenpera, tak ada minimal luas untuk warga MBR, yang ada hanya harga jualnya sebesar Rp. 150 juta. Terkait luas lahannya, nanti akan diatur kembali oleh pengembang,” kata Kania.

Selanjutnya, Pemkot Depok akan mendata warga yang memang memiliki penghasilan rendah, akan tetapi Pemkot juga akan lebih mengutamakan warga yang miskin terlebih dahulu.

Sesuai Permenpera No 3 Thn 2014 Pasal 6 menyebutkan bahwa rumah tapak hanya dikhusukan bagi warga yang penghasilan perbulannya maksimal Rp, 4 juta.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)