Jokowi Rencanakan Pelayanan Satu Atap untuk Izin Usaha

Jokowi Rencanakan Pelayanan Satu Atap untuk Izin Usaha

HarianDepok.com – Bisnis , Presiden terpilih Joko Widodo mengakui bahwa banyak investor dan pemilik usaha yang ingin bertemu dengannya dan mengeluhkan masalah izin yang telah menghambat pertumbuhan ekonomi.

“Pemerintah pusat telah menyiapkan layanan pelayanan terpadu satu atap. Kami berencana untuk membuat Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan izin investasi penerbit berada di bawah satu atap,” kata Jokowi di Jakarta.

Jokowi menjelaskan bahwa masalah izin akan menjadi salah satu prioritasnya. Oleh karena itu, Jokowi akan menginstruksikan lembaga yang akan menangani izin dengan konsep pelayanan satu atap, seperti programnya di Solo.

Jokowi membayangkan bahwa investor hanya perlu memohon izin hanya pada satu institusi. Mereka, Jokowi mengatakan, tidak perlu berurusan dengan beberapa kementerian untuk memiliki izin. Jokowi mengaku mendapat laporan dari seorang investor yang ingin membangun pembangkit listrik. Investor mengatakan bahwa ia harus menunggu selama 2-6 tahun untuk memiliki izin.

Sementara itu Direktur Mineral dan Batu Bara dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Sukhyar, mengatakan kementerian telah merekomendasikan surat persetujuan ekspor (SPE) untuk PT Newmont Nusa Tenggara, anak perusahaan yang berbasis di AS Newmont Mining Corp, untuk mengekspor tembaga.

“SPE selesai dan kami sudah mengirimkannya ke Kementerian Perdagangan (Jumat pagi),” kata Sukhyar.

Menurut Sukhyar, dengan surat persetujuan ekspor, Newmont saat ini mampu mengekspor 304.515 ton tembaga selama enam bulan dan jumlah ini sebenarnya jatah selama tiga tahun.

“Tapi kami memberikan jatah selama enam bulan,” katanya.

PT Newmont menghasilkan 600 ribu ton tembaga per tahun.

“Oleh karena itu, Newmont bisa ekspor sebanyak itu,” katanya.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: