Cahyono Sedih Tak Bisa Temani Jojon di Saat Terakhir

HarianDepok.com- Selebiri – Sebagai seorang sahabat, Cahyono mengaku sangat sedih karena tak bisa menemani pelawak senior, Jojon di detik-detik terakhir. Jojon meninggal setelah dirawat selama 3 hari karena penyakit asma.

“Sedih sekali. Tadi pagi dengar kabar meninggal. Ditelpon ama anaknya kalau Jojon sakit keras, pas ke sini udah meninggal,” ujar Cahyono di RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur (6/2).

Cahyono menambahkan, banyak kenangan dengan pelawak bernama asli Djuhri Masdjan tersebut. Khususnya ketika mereka sama-sama membawa nama grup lawak Jayakarta bersama mendiangHasanuddin alias Uuk, dan Suprapto alias Esther di era 1970an-1980an.

“Luar biasa kenangannya, yang paling berkesan itu selama 25 tahun. Suka dukanya banyak banget, seperti waktu ngelawak gak lucu,” lanjutnya.

“Saya sama mas Jojon dari bawah, tahun ’74, dari melarat sampai sekarang,” tutur Cahyono.

Pria yang belakangan getol memilih jalur religi ini terakhir bertemu dengan sahabatnya tersebut ketika dirinya memiliki hajatan di rumah. “Terakhir waktu saya mantu dia datang. Saya kan masih struk, tadinya mau bikin lagi eh dia udah gak ada,” tandasnya.

Jojon meninggal pada pukul 6.04 WIB pada usia 66 tahun di RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur. Rencananya jenazah akan dimakamkan di TPU Kebon Pedes, Bogor. Saat ini jenazah masih disemayamkan di kediamannya di Jl Puri Pangeran No 3 Imperial Golf Estate, Sentul City, Bogor, Jawa Barat.

Sumber : kapanlagi.com

[HD/ADM]

author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)