MUI dan Sejumlah Organisasi Agama Tolak Nikah Beda Agama

MUI dan Sejumlah Organisasi Agama Tolak Nikah Beda Agama

HarianDepok.com- Berita – Nasional , Dewan Ulama Indonesia (MUI) meminta Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menjatuhkan kasus judicial review pernikahan antar-agama yang tak akan menguntungkan siapa pun.

“Kami telah mengadakan pertemuan dengan dewan agama Hindu, Budha dan Kristen dan mereka semua setuju mereka menentang pernikahan antar-agama,” kata Sekretaris MUI Wellya Safitri.

MUI juga telah mengundang 40 organisasi massa untuk membahas pengujian hukum oleh MK dan mereka telah menyatakan keberatan untuk itu.

Setelah diteliti, tidak ada undang-undang, yang didasarkan pada berbagai undang-undang perkawinan di Indonesia, disebutkan pernikahan antar agama.

Banyak pernikahan antar agama akhirnya hanya rusak, katanya, merujuk sebagai contoh untuk kasus artis Jamal Mirdad dan Lidya Kandou.

“Mengingat bahwa kita akan mengirim surat ke MK untuk menuntut bahwa menolak permintaan judicial review mereka dan kami pasti akan didukung oleh semua agama dan organisasi massa,” katanya.

MUI juga berencana mengirim surat kepada DPR dan melakukan kampanye dengan memasang spanduk dan membagikan brosur ke daerah, katanya.

“Kami akan mengatur gerakan bersama di berbagai daerah sehingga kita tidak salah kaprah dan harus menerima aturan yang akan membantu kita untuk menyelamatkan keluarga Indonesia,” katanya.

MK saat ini sedang melakukan pengujian Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan yang menyatakan bahwa pernikahan hanya sah jika didasarkan pada hukum-hukum agama dari pihak yang bersangkutan.

Lima mahasiswa hukum dari Universitas Indonesia telah mengajukan permohonan artikel judicial review dan mempertimbangkan legalisasi perkawinan campuran karena akan membuatnya mudah untuk mendapatkan suami dari latar belakang agama yang berbeda.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: