Frustrasi, Pasien Ebola Cari Obat di Pasar Gelap

Frustrasi, Pasien Ebola Cari Obat di Pasar Gelap

HarianDepok.com – Berita – Internasional , Wabah Ebola masih terus berlangsung dan mengancam negara-negara Afrika Barat termasuk Guinea, Liberia, dan Sierra Leone diidentifikasi sebagai negara paling parah di wilayah tersebut. Menurut laporan terbaru oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus mematikan ini telah menewaskan lebih dari 2.500 orang.

Kurangnya peralatan medis dan tidak adanya petugas medis yang tersedia secara komersial adalah alasan mengapa angka kematian akibat penyakit ini terus meningkat. Terlebih lagi, WHO melaporkan bahwa ada pasien yang merasa frustrasi dan beralih ke pasar gelap untuk mencari obat untuk penyakit ini, yang terbuat dari serum darah korban Ebola.

Sebuah serum yang disintesis dari darah korban Ebola diklaim mengandung antibodi yang cukup kuat untuk melawan virus hemorrhagic. Meskipun efektivitas pengobatan eksperimental ini belum terbukti secara klinis, serum dipandang oleh banyak orang sebagai obat yang paling menjanjikan untuk Ebola.

“Studi kami menunjukkan bahwa pasien yang terinfeksi yang menerima transfusi darah yang bersumber dari korban Ebola sedikit lebih mungkin untuk pulih. Namun, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan agar dapat pasti mengatakan apakah serum adalah efektif, “kata Ketua Chan Margaret WHO, seperti dilansir CNN, Kamis (18/9)

Sebuah pengadilan menemukan bahwa serum yang berasal dari korban Ebola dapat menyembuhkan seseorang yang terinfeksi. Seorang relawan dari Amerika Serikat, Rick Sacra, sembuh setelah menerima serum yang berasal dari darah Kent Brantly, seorang korban Ebola.

Tindakan Sacra pulih hari setelah menerima serum.

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok