Pemkot Depok Habis Akal Untuk Atasi Tawuran Pelajar

Pemkot Depok Habis Akal Untuk Atasi Tawuran PelajarHarianDepok.com – Berita , Telah berbagai program ditegakkan oleh Pemkot Depok guna mengurangi angka tawuran pelajar yang kian menanjak. Namun, tawuran yang sering terjadi di kalangan SMK tetap masih bisa dilihat dengan jelas, hingga menelan korban jiwa.

Terakhir terjadi tawuran antar SMK Pancoran Mas dan SMK Baskara, yang mengakibatkan seorang siswa tewas dan dua diantaranya di tahan dalam kurungan penjara.

“Kami telah melakukan segalanya, tapi siswa tetap berantem. Kami juga telah membuat banyak forum, dan saya juga bingung kenapa berantem lagi,” ucap kepala seksi SMK Depdiknas Depok, Lisanova.

Menurutnya, Depdiknas sampai membagi dua titik pembinaan di sekitar Depok.

“Nanti sekolah yang mengkordinator, dan mengundan sekolah lain masuk dalam pembagiannya,” sambungnya

Menurut data dari Depdiknas, pada tahun 2012 tawuran menyebabkan satu siswa tewas dan 3 orang divonis dengan hukuman penjara selama 7 tahun. Ditahun 2013 seorang siswa juga dipenjara karena membunuh seorang siswa SMK di Bojong Gede.

Sebelumnya, Herry Pansila selaku kepala Disdik mengatakan akan member sanksi tegas bagi sekolah yang sering melakukan tawuran. Khususnya SMK Pancoran Mas, dan SMK Baskara. Sanksinya berupa pencopotan kepala sekolah dan tak dapat menerima siswa baru pada tahun ajaran 2015 nanti. Tapi sampai sekaran, sanksi tersebut masih kabur dan terkesan lembek.

“Kalau masalah sanksi itu saya tidak begitu paham, coba tanyakan pada Disdik (Herry) saja,” ucap Lisa.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: