BUMN Perbankan Ingin Dividen Diturunkan

BUMN Perbankan Ingin Dividen Diturunkan

HarianDepok.com – Bisnis , BUMN dari sektor perbankan meminta pemerintah untuk menurunkan target payout ratio dividen 2015. Target, yang ditetapkan oleh Dewan Panitia Anggaran DPR, dianggap terlalu memberatkan.

Keberatan dibuat oleh PT Bank Mandiri dan PT Bank BTN.

Wakil direktur Bank Negara Indonesia, Felia Salim meminta pemerintah untuk fokus pada penguatan sektor perbankan nasional sehingga keuntungan perusahaan dapat digunakan dalam berinvestasi. Selain itu, langkah-langkah penguatan modal diperlukan untuk menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) pada tahun 2015

“Idealnya itu digunakan untuk pendapatan investasi,” katanya.

Untuk BNI, pemerintah menargetkan rasio pembayaran dividen sebesar 25 persen menjadi 30 persen pada tahun 2015.

Pekan lalu, pemerintah dan Panitia Anggaran DPR sepakat untuk menaikkan target rasio pembayaran dividen BUMN ke Rp. 43.73 triliun. Jumlah ini lebih tinggi Rp 2 triliun dari perjanjian sebelumnya.

Direktur Utama BTN, Alvian Zahiruddin juga ingin pemerintah untuk menurunkan target, mengutip kebutuhan modal yang kuat untuk menyambut AEC.

“Target dividen akan mempengaruhi struktur modal kami,” katanya.

Nixon Napitupulu LP, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri, mengatakan bahwa target dividen harus diputuskan dalam rapat umum pemegang saham. Saat ini, pemerintah memiliki 60 persen saham di Mandiri.

Menanggapi keberatan BUMN, Ketua Panitia Anggaran DPR Ahmadi Noor Supit meminta BUMN untuk tidak “cengeng”.

“Jika alasan mereka adalah untuk memiliki ekspansi, mereka bisa meminjam uang dari bank,” katanya.

Menurut Ahmadi, target dividen dinaikkan karena BUMN dimiliki oleh pemerintah. Dengan demikian, ketika pemerintah membutuhkan dana tambahan, negara harus mendukung.

“Selain itu, dana tersebut diambil dari keuntungan BUMN, bukan modal,” katanya.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: