Polisi Papua Masih Belum Ketahui Penyebab Runtuhnya Tambang Freeport

Polisi Papua Masih Belum Ketahui Penyebab Runtuhnya Tambang Freeport

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Polisi Papua mengatakan mereka tidak akan mengerahkan tim investigasi untuk menyelidiki kematian terbaru dari Bobby Hermawan, 33 tahun, salah seorang karyawan Freeport yang terkubur ketika sedang melakukan penambangan di bawah tanah Barat Muck Bay, Grasberg Block Cave PT Freeport Indonesia yang runtuh pada hari Jumat lalu.

“Kami tidak akan mengirimkan tim investigasi kami langsung karena insiden itu terjadi di tambang bawah tanah. Kami belum bisa mengidentifikasi penyebab runtuhnya tambang,” kata Kombes. Sulistyo Pudjo Hartono, kepala humas Polda Papua.

Sulistyo menambahkan Polda Papua, bagaimanapun, akan membantu tim yang ditugaskan oleh Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral dalam menyelidiki penyebab keruntuhan.

“Kami akan membantu ketika tim tiba di Papua,” katanya.

Sulistyo menjelaskan PT Freeport telah membentuk tim gabungan untuk menyelamatkan mereka yang masih terkubur di tambang. Ia juga menambahkan bahwa tim gabungan disiapkan dengan peralatan dengan teknologi tinggi guna mencari korban lainnya.

“Ada tim dari Freeport dengan peralatan berteknologi tinggi yang bertugas untuk menyelamatkan para korban yang masih terkubur. Kami hanya memiliki wewenang untuk menjaga tambang supaya aman,” katanya.

Tambang runtuh pada Jumat, September 12, 2014 sekitar pukul 23:30 waktu setempat, mengubur beberapa orang serta salah seorang karyawan Freeport bernama Bobby Hermawan, yang jasadnya telah diterbangkan ke kampung halamannya di Garut, Jawa Barat.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: