Seorang Pejabat Depok Dikecewakan Kantor Imigrasi

Seorang Pejabat Depok Dikecewakan Kantor Imigrasi

HarianDepok.com – Berita , Salah seorang pejabat Depok kecewa dengan layanan yang diberikan Kantor Imigrasi Depok. Akibatnya, ia batal liburan keluarga di Hong Kong.

“Padahal saya udah ambil cuti, dan waktunya sudah pas antara paspor dan jadwal saya, tapi malah batal diberangkatkan” kata Hardiono, yang menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda).

“Sejauh masih bisa menempati janji, soal tariff saya tak ada masalah,” jelasnya. Pada awal September lalu, salah satu staf Bappeda, Suyadi bersama dengan istri Hardionserta anak puteri Sofiatunnajah, 4 bulan, bertemu dengan Kaur Umum TU Imigras, Faisal, dan dijanjikan satu hari seusai foto. Tariff pun suda disepakati bersama, melebihi tingkat resmi. Namun, setelah foto, ternyata paspor berakhir tiga hari kemudian.

Pemohon kecewa dan membatalkan proses pembuatan paspor dan diminta untuk membuat surat pernyataan pembatalan yang ditandatangani oleh Kasi Lalintuskim, Reni Iswidyaningrum. Hal ini memang dibenarkan oleh staf Bappeda, Suyadi.

Menanggapi hal tersebut, Kaur Umum Tu, Faisal malah menuduh kesalaha pemohon yang tak mengerti tata cara dan prosedur teknis pembuatan paspor.

“Jadi ia selaku pemohon, membatalkannya dengan kemauannya sendiri. Mengenai biaya paspor telah dipulangkan sebesar Rp. 355.000 tarif resmi, sementara sisanya dari total Rp. 500.000 tak mau diterima pemohon. Ya sudah saya bagi-bagikan saja disini, lha terus mau gimana lagi?” terangnya.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: