Pelajar Pelaku Pembunuhan Saat Tawuran Lalu Divonis 5 Tahun

Pelajar Pelaku Pembunuhan Saat Tawuran Lalu Divonis 5 Tahun

HarianDepok.com – Berita , Terjadi kerusuhan di ruang pengadilan I PN Kota Depok dalam kasus sidang vonis terpidana SAP (16 tahun) siswa SMK swasta di Depok. SAP dijatuhi hukuman lima tahun penjara atas pembunuhan mahasiswa SMK 1 Baskara Wandi Setiawan (16 tahun) dengan sabit ketika tawuran pada Agustus lalu.

Sekitar 50 keluarga besar Wandi Setiawan pelajar kelas 1 SMK Baskara tersebut protes setelah majelis hakim yang dipimpin oleh Hendra Yuristiawan. Puluhan keluarga Wandi berteriak dengan menghujat para hakim.

“Masak kasus pembunuhan hanya dihukum segitu. Harusnya dihukum mati. Anak saya sudah mati, tidak akan hidup lagi. Wandi adalah anak masa depan saya satu-satunya.” teriak Tianti di ruang pengadilan i, PN Depok.

Pihak korban meminya hukuman kepada pelaku ditambah.

“Kami minta banding. Harus hukuman mati. Kalau tidak, saya akan menuntut kembali. Saya akan membunuh pelaku. Enak sekali Cuma dihukum 5 tahun,” teriak Komarudin, selaku paman dari Wandi.

Karena mengganggu persidangan, mereka digiring petugas polisi Depok untuk keluar dari ruang sidang PN Depok.

“Jangan berteriak di ruang sidang. Hukum ada prosesnya. Seilahkan lakukan upaya hukum lain,” Kata Komisaris Polisi Agus Salim, saat melerai emos keluarga korban.

Polisi sempat membawa Komarudin yang membuat kebisingan dengan menyalakan gas sepeda motornya dengan keras dengan emosi. Setelah Komarudin tenang, polisi membiarkannya pulang.

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok