Fasos Fasum Depok Disulap Jadi Apartement Dan Mall

Fasos Fasum Depok Disulap Jadi Apartement Dan Mall

HarianDepk.com – Berita – Limo , Gencarnya pembangunan di Depok tidak diimbangi dengan fasilitas public dan sosial, seperti ruang terbuka hijau (RTH). Ini terlihat di Jalan Margonda, tidak ada fasilitas sosial dan fasilitas umum dan hanya dihiasi bangunan tempat tinggal serta dengan apartemen mewah.

Pemerhati Tata Kota, Rivalino Alberto mengungkapkan ia tak satu pun melihat hadirnya alih fungsi fasilitas umum dan fasilitas social. Kedua hal itu harusnya digunakan sebagai ruang hijau, tapi malah digunakan untuk membangun gedung-gedung seperti apartemen dan hotel.

Hal ini juga terjadi di Kecamatan Limo, Kota Depok.

“Kemarin kami menemukan keberadaan lahan pribadi di Limo. Harusnya Kecamatan Limo dijadikan ruang terbuka hijau tapi malah digunakan sebagai apartemen,” katanya kepada awak media, Kamis (11/9).

Bukan hanya di limo, katanya, ia juga menemukan alih fungsi dari fasos dan fasum di Beji. Di lokasi ini, salah satu pusat perbelanjaan mengubah fasos dan fasum menjadi gedung-gedung publik, dan ruang terbuka hijau menjadi hotel.

“Izin bangunan hanya Mall, dan bahkan sekarang ada hotel,” katanya.

Selain itu, katanya, dirinya juga melihat salah satu bangunan di Jalan Margonda tak memiliki RTH.

“Hampir semua apartemen di kota Depok tidak memiliki ruang terbuka hijau dan taman, bahkan infiltrasi,” katanya.

Padahal, tata cara dan aturan fasum fasos terkandung dalam Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2013. Yang berisi, pengembang perumahan yang meminta izin di atas 10 hektar tanah harus menyediakan fasilitas umum dan fasilitas social.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)