Gas LPG 12 KG Naik, UKM di Depok Mulai Ketar-ketir

Gas LPG 12 KG Naik, UKM di Depok Mulai Ketar-ketir

HarianDepok.com – Berita , Kenaikan harga gas LPG 12 kg memiliki dampak langsung pada usaha kecil dan menengah (UKM) di Kota Depok.

“Kenaikan gas ini sangat berefek pada bisnis kami. Karena kami menggunakan gas LPG untuk mengolah makanan yang kami buat dan kami jual,” kata Parman selaku Direktur Teras Fried Chicken (TFC), Jumat (12/9).

Dia berargumen bahwa pihaknya harus mengatur strategi supaya bisnisnya tersebut tidak bangkrut. Dia mengatakan pihaknya juga tidak berani menaikkan harga.

Namun, ia menegaskan tidak akan mengurangi kualitas makanan yang dijual.

“Kita tidak bisa menaikkan harga dan tak mengurangi rasa kualitas ayam goreng,” katanya.

Parman mengatakan, bisnis usaha yang ia kerjakan sejak tahu 2013 lalu itu telah memberikan kontibusi positif untuk masyarakat sekitar.

Selain mampu menyerap tenaga kerja, para pelaku UKM lain yang linear dengan usaha yang digelutinya juga dapat terbantu.

Atas hadirnya usaha waralaba ini, mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Dia juga ingin membangun perekonomian warga Depok.

“Trennya sangat baik, dalam tiga bulan pertama sudah stabil,” kata Parman.

Pemilik merk dagang TFC, Tasya Ayu Hapsari mengatakan, di enam outlet yang saat ini ada, pihaknya akan melakukan pemantauan kualitas makanan yang dijual agar tidak berkurang.

Tujuannya, tahun ini akan dibuka 100 toko di wilayah Jabodetabek. Dengan target pendapatan per gerai mencapai Rp. 60 juta setiap bulannya.

“Kami terus menjaga kualitas dengan melakukan peninjauan ke gerai-gerai yag ada sekaran,” ucap Ayu.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: