Dua Tentara Tewas Saat Perang Dengan Milisi Muslim di Filipina

Dua Tentara Tewas Saat Perang Dengan Milisi Muslim di Filipina

HarianDepok.com – Berita – Internasional , Menurut seorang pejabat militer setempat, dua tentara Filipina dan sejumlah militan yang melanggar perjanjian gencatan senjata antara pemerintah dan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), meninggal selama bentrokan bersenjata, Kamis (11/9).

Pertempuran meletus di Filipina selatan hanya satu hari setelah Presiden Filipina Benigno Aquino mengusulkan RUU otonomi Muslim untuk mengakhiri pemberontakan yang sedang berlangsung dan telah menewaskan ribuan orang.

Sekitar 20 gerilyawan dari Fighters Bangsamoro Freedom Islam (BIFF) menembaki sekelompok tentara pada Rabu sebelum menyerang unit militer cadangan yang dikirim untuk melakukan serangan balik, kata Mayor Jenderal Edmundo Pangilinan..

Para pejuang gerilya berhasil menembak dua tentara dan melukai enam orang lainnya, kata Pangilinan. Mengutip para saksi lokal, Pangilinan mengatakan bahwa sekitar 10 pejuang pemberontak tewas dalam pertempuran, yang berlangsung selama dua jam.

Pertempuran pada hari Kamis kemarin adalah insiden paling berdarah yang melibatkan BIFF di Mindanao sejak Juli, di mana 17 pemberontak dan seorang tentara tewas dalam satu hari.

BIFF dikenal kelompok pelarian dari kelompok pemberontak militan terbesar di Phiilippines: MILF. BIFF dipisahkan dan memantapkan dirinya sebagai sebuah organisasi pada tahun 2008.

Pada bulan Juli, BIFF telah menyetejui pandangan dan bergabung dengan Daulah Islamiyah, yang juga dikenal sebagai Negara Islam (IS) a kelompok agama garis keras yang mengontrol sebagian besar wilayah Irak dan Suriah.

Di sisi lain, MILF mengutuk IS dan janji untuk menghentikan penyebaran ajaran tersebut di Asia Tenggara.

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok