Banjir di Rawajati Mencapai Ketinggian Empat Meter

HarianDepok.com – Nasional – Jakarta, Setelah sempat surut, Kali Ciliwung yang melewati kawasan Rawajati, Kalibata kembali meluap, Sabtu (18/1/2014) dini hari. Ketinggian air yang pun bervariasi antara dua meter hingga empat meter.

Jojo Rustidjo (62) warga RT 03/ RW 07, Kelurahan Cililitan, Jakarta Timur yang berbatasan dengan Rawajati, mengungkapkan, ketinggian air di sudah mencapai atap rumahnya atau sekitar dua meter. Nasib serupa juga menimpa sekitar 70 rumah lain yang berada satu RT dengannya.

“Ada yang masih bertahan di rumah, ada yang udah ngungsi ke rumah saudaranya atau tempat-tempat pengungsian,” katanya di lokasi banjir.

Ia mengatakan, sejak Jumat (17/1/2014) sore ia sudah mengungsi ke rumah saudaranya yang terletak di daerah Rawajati. Ia mengaku telah mendapatkan informasi dari anaknya yang tinggal di Depok, Jawa Barat, bahwa air di Kali Ciliwung sudah cukup tinggi. Sementara itu, Ketua RT 01 RW 7 Ngadiyono mengatakan, air Kali Ciliwung sudah mulai meluap sejak Sabtu dini hari pukul 02.00 WIB.

Hal itu disebabkan karena hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta satu hari sebelumnya. “Banjir tadi malam sekitar empat meter,” katanya.

Ia mengatakan, akibat banjir tersebut warga kembali mengungsi di bawah kolong Jembatan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Selain itu ada pula warga yang mengungsi di sejumlah wilayah lain seperti Puskesmas Bina Warga dan Kantor Diklat Badan Pemeriksa Keuangan.

Sementara itu, dari pantauan terlihat bahwa cuaca di sekitar lokas pengungsian nampak mendung. Warga cemas jika hujan kembali turun, maka banjir akan semakin parah. Sementara, banjir yang terjadi semalam hingga saat ini tak kunjung surut.

Sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/2014/01/18/1134395/Banjir.di.Rawajati.Hingga.Empat.Meter

[adm/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)