PPATK Serahkan Berkas Penyelundupan BBM ke Polri

PPATK Serahkan Berkas Penyelundupan BBM ke Polri

HarianDepok.com – Bisnis , Transaksi Keuangan Pelaporan dan Analisis Pusat (PPATK) telah menyerahkan semua file yang terkait dengan kegiatan penyelundupan bahan bakar di Batam ke Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Wakil Ketua PPATK Agus Santoso, mengatakan bahwa ada sejumlah besar uang yang terlibat dalam transaksi mencurigakan yang dilakukan oleh tersangka penyelundupan.

“Kami menemukan banyak arus kas dalam dolar Singapura, ini sangat mencurigakan bagi kami. Dan kami segera melaporkannya” kata Agus, Selasa (9/9).

Kepala PPATK Muhammad Yusuf sebelumnya mengatakan aktivitas penyelundupan subsidi BBM di Batam melibatkan praktik mafia minyak dan bisnis gas jaringan interstate dengan pola kerja terstruktur.

“Kami menduga bahwa mereka yang terlibat adalah mungkin mafia minyak, kami tak ingin semuanya jadi kasat, dengan pelaporan ini kami harap semua akan jelas, mengingat sudah banyak mafia minyak yang tertangkap,” kata Yusuf, Senin.

PPATK memantau transaksi mencurigakan dari kelompok sejak tahun 2008 sampai 2013. Dalam transaksi mereka, mereka menggunakan dolar Singapura, yang biasa digunakan dalam pasar gelap minyak. Salah satu pemilik rekening yang dicurigai adalah milik Niwen Khairiah, seorang PNS di Batam, yang memiliki account sebesar hingga Rp 1,3 triliun.

“Ada satu nama yang kami curigai, ia seorang PNS di Batam. Kami periksa dananya mencapai 1 triliun lebih. Kami sedang melakukan pemeriksaan terkait masalah ini,” ucap Yusuf kepada para awak media.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: