Jelang Akhir Tahun, Banyak Perusahaan Belum Jadi Anggota BPJS Kesehatan

Jelang Akhir Tahun, Banyak Perusahaan Belum Jadi Anggota BPJS Kesehatan

HarianDepok.com – Bisnis , Akhir 2014 adalah batas akhir bagi perusahaan untuk mendaftarkan seluruh karyawan untuk berpartisipasi dalam Badan Keamanan Sosial (BPJS) kesehatan. Namun, sampai sekarang banyak perusahaan yang tidak teratur terdaftar.

Catatan BPJS kesehatan, jumlah pegawai swasta dan badan usaha milik negara lainnya, yang terdaftar sebagai anggota dari BPJS Kesehatan hanya 9,8 juta peserta, jauh dari tenaga kerja di Indonesia saat ini.

Untuk mendorong perusahaan guna mengajukan permohonan pekerja BPJS Kesehatan akan memeriksa perusahaan yang sudah mendaftar, dan perusahaan-perusahaan yang belum terdaftar, mulai awal tahun depan.

“Kami akan membentuk tim di tingkat nasional dan lokal untuk memeriksa perusahaan,” kata Purnawarman Basundoro, Direktur Hukum Komunikasi dan Interpersonal BPJS Kesehatan.

Pemeriksaan bertujuan untuk memastikan bahwa setiap karyawan di perusahaan tersebut sudah terdaftar dalam BPJS kesehatan. Jika belum terdaftar, BPJS Kesehatan akan meminta penjelasan kepada perusahaan dan meminta perusahaan untuk mendaftarkan pekerjanya.

Dalam studi ini, BPJS Kesehatan akan memastikan masing-masing perusahaan tak dapat mengakali data pendaftaran. “Jangan hanya mendaftarkan beberapa karyawan yang rentan terhadap penyakit karena dapat merugikan kita,” kata Purnawarman.

Masalahnya adalah perusahaan telah terlibat dalam asuransi kesehatan swasta dengan manfaat yang lebih baik dari BPJS kesehatan. Hariyadi klaim keberatan ini dengan karyawan sendiri, bukan manajemen perusahaan.

“Meskipun BPJS Kesehatan telah bekerja dengan asuransi swasta, kita harus memeriksa lagi,” kata Harry. Berharap bahwa waktu tunda pendaftaran selama satu tahun.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: