Ingin Berobat, Peserta Jamkesmas Harus Antri 7 Jam di RSUD Depok

Ingin Berobat, Peserta Jamkesmas Harus Antri 7 Jam di RSUD Depok

HarianDepok.com – Berita , Puluhan peserta BPJS Kesehatan Depok harus mengantre di rumah sakit umum Depok sampai tujuh jam untuk menebos obat.  Pasalnya, mereka tidak akan bisa mendapatkan perawatan jika Anda tidak cepat mendapatkan nomor urutan. Warga harus masuk jajaran barisan antiran yang tersedia mulai pukul 02:00 dan harus menunggu untuk layanan dibuka pukul 07.00.

“Saya datang satu jam lebih awal, akan ngobatin mata,” kata Yadi, 45 tahun, yang berdiri di garis depan dari rumah sakit pada Rabu (10/9) dini hari. Yadi mengaku sengaja datang lebih awal, karena dia tidak pernah data nomor antrian saat mengantar isterinya berobat.

“Saya sudah dua kali ini (berobat) selalu datang lebih awal.”

Menurut warga lainnya, Nini (52 tahun), anterian ini terjadi setiap hari. Warga harus datang lebih awal untuk mendapatkan bagian yang pertama. Sering kali orang yang tidak mendapatkan nomor, sehingga nantinya tidak dapat berobat.

“Setiap hari seperti ini, jika nomor tersebut tidak didapat, ya tak bisa terlambat,” katanya.

Setiap pasien yang datang sebenarnya tak langsung masuk ke jalur antrian, tapi menandai tempat dengan barang-barang seperti botol dan tas. Mereka akan duduk santai di lantai bersama-sama sambil mengawasi tempat antrian yang ditandai.

Pasien penderita neurologis, Eddie (65 tahun), mengatakan pada jam 6 pagi hingga jam 7 merka akan diberi nomor antrian. Pasien yang tak belum atau tak dapat nomor, tidak bisa berobat.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)